Beranda Kamera 9 Kamera Digital yang Harus Kamu Ketahui

9 Kamera Digital yang Harus Kamu Ketahui

167
0
Tommy Votograph - WordPress.com

Perkembangan teknologi telah terlaksana di hampir semua sektor, baik itu bisnis, industri, hiburan, bahkan fotografi. Memasuki era 90an, aktivitas yang berhubungan dengan fotografi dan videografi memang menjadi hal lumrah bagi kebanyakan orang. Sehingga tidak heran sejak saat itu banyak diproduksi teknologi bernama kamera digital.

Apa itu kamera digital?, yaitu alat untuk membuat gambar dari objek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa pada sensor CCD dan akhir-akhir ini pada sensor BSI-CMOS (Back Side Illuminated) sensor yang lebih irit daya untuk kamera yang lebih canggih yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media simpan digital.

Dan akhirnya kamera digital terus dibuat dan dikembangkan dengan cukup signifikan. Dari mulai kemampuan sensor yang semakin mempuni, kualitas pixel yang semakin rapat, hingga hasil gambar jepretan yang jauh lebih tajam. Kamera digital kini juga tidak jarang digunakan untuk keperluan mengambil video blog (vlog), sampai video dokumentasi.

Namun perlu diketahui dari awal diperkenalkan, kamera digital berkembang hingga memiliki berbagai jenis kamera. Setiap jenis kamera memiliki fungsi yang sedikit berbeda dibandingkan jenis lainnya. Oleh karenanya langsung saja, berikut ini adalah 9 jenis kamera digital yang harus diketahui.

1. Kamera Video (Camcorder)

multimediasmktarunabhakti.wordpress.com

Kamera video atau bisa disebut dengan camcorder merupakan satu jenis kamera yang berfungsi untuk merekam video. Camcorder juga disebut-sebut sebagai salah satu teknologi hasil dari perkembangan kamera analog. Namun perbedaannya, jika kamera analog tempo dulu merekam menggunakan kaset atau CD, maka kini dengan camcorder semua hasil rekaman akan tersimpan di dalam kartu memori.

Sayangnya camcorder hanya bisa digunakan untuk mengambil video atau bayangan bergerak saja, tidak bisa mengambil foto seperti halnya kamera lain pada umumnya. Keberadaan kamera ini dulu sangat membantu para kontributor televisi ketika mengirimkan data hasil liputan ke kantor pusat. Proses pengeditannya juga lebih mudah karena bisa langsung diedit melalui komputer.

2. Kamera Saku (Compact Camera)

Medium

Pasti sudah pernah dengar apa itu kamera saku kan?apa kameranya bisa dimasukkan ke dalam saku kah? ya benar..jadi salah satunya bisa dimasukkan ke dalama saku lho. Kamera saku sudah mulai digunakan sebelum memasuki era kamera digital. Kamera ini banyak digunakan karena mudah dibawa ke mana-mana, selain bobotnya yang ringan bentuknya juga lebih ramah dan tidak memakan banyak tempat.

Kamera saku atau compact camera ini muncul pada saat yang sama dengan kamera SLR (Single Lens Reflex), meskipun secara kemampuan tentu kamera saku belum mampu menandingi kecanggihan SLR pada zaman itu. Tapi sudah cukup menjadi pilihan alternatif untuk pemotretan yang hanya sebatas ‘point and shoot’. Biasanya banyak dibawa saat liburan, camping, perjalanan luar kota, dan lain sebagainya.

3. Kamera Prosumer (Bridge Camera)

Rumor Kamera

Mau tahu apa itu kamera prosumer? kamera prosumer yaitu kamera yang lensanya sudah fix, atau tidak bisa diganti lagi. Jika dilihat dari bentuk fisik memang kamera prosumer agak lebih besar ketimbang kamera saku. Secara kemampuan pun kamera ini juga lebih baik apabila kamera saku yang menjadi bahan tandingannya. Perbedaan yang paling mendasar antara kamera prosumer dan kamera saku adalah dari fitur mode manual-auto keduanya, seperti kemampuan zoom lensa yang lebih mempuni serta kemampuan sensor yang lebih baik dari kamera saku.

Jika dilihat sekilas kamera prosumer memang mencoba menggabungkan fleksibilitas kamera saku dengan kecanggihan fitur yang dimiliki DSLR. Namun tetap saja, kemampuannya masih jauh di bawah kamera DSLR.

4. Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex)

IDN Times

Sekarang banyak fotografer baik pemula hingga profesional menggunakan kamera DSLR sebagai media untuk mengambil foto. Kamera ini memiliki banyak fitur berguna untuk menghasilkan foto-foto yang berkualitas.

Tapi banyak juga yang belum tahu apa itu Kamera DSLR?Jadi Kamera DSLR adalah kependekan dari Digital Single lens Reflex. Dalam bahasa yang gampang, DSLR adalah kamera yang memanfaatkan cermin untuk mengarahkan cahaya dari lensa ke viewfinder. Viewfinder adalah lobang kecil dibelakang kamera tempat kita mengintip obyek foto.

DSLR pun memiliki beberapa kategori seperti entry level, semipro, dan pro. Semakin tinggi levelnya, semakin canggih juga fitur yang disediakan. Begitupun harga yang dipatok dari unit kamera tersebut juga akan semakin mahal.

Selain berguna untuk mengambil foto, generasi terbaru dari kamera DSLR juga bisa digunakan untuk mengambil video dengan kualitas gambar sekelas High Definition (HD). Bahkan banyak vlogger terkenal mengandalkan kamera ini untuk menghasilkan karya-karyanya. Satu fakta yang cukup mengejutkan tentang kamera DSLR adalah rupanya kamera ini memiliki varian lensa paling banyak dibanding kamera digital lainnya. Misalkan seperti lensa fish eye bersudut lebar hingga lensa zoom yang mencapai lebih dari 500 mm.

5. Kamera Aksi (Action Camera)

HardwareZone

Kenapa diberi nama kamera aksi ya?karena kamera aksi ini adalah sebuah kamera dengan fitur khusus untuk mengambil gambar atau video di luar ruangan (outdoor) tanpa perlu takut kamera tersebut rusak.

Kamera aksi atau populer disebut dengan nama “action cam” ini cenderung digunakan untuk tujuan olahraga seperti balap sepeda, skateboard, dan lain sebagainya. Bahkan ajang balap motor paling bergengsi yaitu MotoGP pun telah menggunakan kamera ini, yang biasanya dipasang pada bagian belakang dan depan motor para pembalap.

Selain itu kamera ini juga banyak digunakan olah para motovlogger, mereka biasanya memasang action cam di atas kendaraan atau di atas helm mereka. Umumnya kamera ini digunakan untuk merekam video, tapi beberapa orang juga tidak sedikit menggunakannya untuk mengambil foto.

Kualitas video yang dihasilkan kamera aksi sudah terbilang sangat bagus, bisa menghasilkan video 1080p pada kecepatan 30 fps, atau 720p pada 60 fps. Dengan hasil demikian, kualitas gambar yang dihasilkan sudah masuk dalam kriteria HD yang tajam. Ditambah dengan adanya fitur Image Stabilization, maka sebuah kamera aksi dapat menghasilkan gambar lebih maksimal yang hampir tanpa guncangan meski kamera dipasang di atas kendaraan sedang melaju.

6. Kamera Mirrorless

Plazakamera.com

Kamera mirrorless adalah kamera yang tidak menggunakan cermin seperti DSLR. Tidak adanya komponen cermin tersebut akhirnya membuat mirrorless mempunyai ukuran fisik yang lebih kecil dan ringkas. Meskipun bentuknya kurang lebih kamera saku, namun kemampuannya tidak bisa dianggap remeh—bahkan bisa disetarakan dengan kamera DSLR menengah-keatas.

Lensa kamera mirrorless rupanya juga dapat dilepas seperti halnya DSLR, dan beberapa kamera pun dapat menggunakan lensa yang sama dengan DSLR tentu dengan bantuan alat khusus. Kelebihan ini pastinya akan memudahkan sesi pemotretan sesuai dengan yang diinginkan.

Tangkapan video dari kamera ini juga lumayan tajam, banyak youtuber terkenal sekarang berpindah dari DSLR ke mirrorlens. Salah satu alasannya adalah karena bentuknya yang lebih ringan dan praktis serta mudah di bawa kemana-mana.

7. Kamera Medium Format

Liputan6.com

Kamera medium format merupakan kamera yang biasanya menggunakan rollfilm. Besarnya format film pada kamera ini ditentukan oleh panjang foto yang direkam diatas kamera. Pada umumnya format film pada Kamera Medium Format dimulai dari format film 4,5X6, 6X6, 6X7, 6X8, 6X9, atau ada juga panorama kamera dengan format sampai dengan 6X17.

Keunggulan kamera ini adalah memiliki ketajaman dari detail objek yang difoto. Tentu kelebihan ini tidak dimiliki oleh kamera DSLR. Kamera Medium Format sendiri biasa digunakan untuk kepentingan komersial dari sebuah produk dikarenakan mampu menghasilkan gambar yang sangat mendetail. Banyak para brand produk menggunakan kamera ini untuk memotret produknya saat hendak dipromosikan.

Sayangnya, kamera ini memiliki harga yang sangat fantastis bahkan satu unitnya memiliki harga lebih dari Rp 50 juta. Tentu tidak sembarang orang memiliki kamera ini, namun jika anda seorang fotografer profesional maka tidak ada salahnya bila menginvestasikan dana dengan membeli kamera ini selama masih bisa mengembalikan modal.

8. Kamera Butik (Boutique Camera)

Animasi Motion Guide

Kamera butik tidak memiliki bentuk fisik yang besar tapi kurang lebih seukuran kamera saku atau mirrorless. Meski ukurannya demikian, namun teknologi yang diusung kamera ini bisa dibilang sangat canggih. Kamera butik memiliki sensor fullframe yang melebihi kemampuan DSLR. Sehingga tidak heran harganya pun sangat fantastis, satu unit kamera butik bahkan bisa dihargai hingga Rp 50-100 juta.

9. Kamera Smartphone

wow.tribunnews.com

Perkembangan teknologi yang semakin canggih akhirnya membuat ponsel dilengkapi dengan kamera. Apalagi produsen smartphone sekarang ini telah menanamkan kualitas kamera yang sudah cukup bagus, beberapa juga dilengkapi dengan dua lensa yang akan membantu anda mengambil foto menjadi lebih baik lagi.

Tidak heran karena kualitasnya yang sudah mencapai level HD banyak orang liburan hanya bermodalkan smartphone untuk mengabadikan momen-momen tersebut. Selain itu, bentuknya yang ringan dan kecil juga tidak harus membuat anda mengosongkan beberapa tempat untuk menaruh smartphone. Intinya kamera smartphone sangat cocok untuk pengambilan foto sedderhana seperti ‘point and shoot’ atau bidik dan jepret.

Demikian lah ulasan mengenai jenis-jenis kamera digital yang harus kamu ketahui, jadi dapat menjadi masukan atau menambah wawasan kamu dalam memilih kamera apa yang akan digunakan dalam setiap kondisi.

Sumber : indoworx.com