Beranda Software Hati-Hati Spyware Infeksi Aplikasi WA Dengan Angkat Telepon WhatsApp

Hati-Hati Spyware Infeksi Aplikasi WA Dengan Angkat Telepon WhatsApp

191
0
itoday

Pasti di smartphone keren kamu sudah punya aplikasi WhatsApp kan?Dianggap jadul, kalau kamu di jaman sekarang ini tidak punya WhatsApp di Smartphonenya. Dan saat ini WhatsApp sedang menjadi pusat perhatian karena isu spyware nya. Dan perusahaan dikejutkan tentang kerawanan pada sistemnya dimanfaatkan oleh salah satu spyware dari Israel yang dibuat oleh perusahaan NSO. Perusahaan teknologi berbasis di Tel Aviv, Israel, ini menjadi bulan-bulanan karena dituding melakukan peretasan terhadap aplikasi pesan instan WhatsApp melalui perangkat mata-mata atau spyware bernama Pegasus.

Kamu mau tahu Spyware bisa masuk lewat mana?jadi Spyware masuk melalui fitur call pada WA itu efeknya sangat parah, Tidak hanya WhatsApp, Pegasus bisa menyerang perangkat canggih seperti iPhone. Caranya sederhana. Cukup berikan nomor ponsel aktif saja maka dalam hitungan menit, semua isi smartphone langsung ‘telanjang’. Mulai dari WhatsApp, iMessage, Gmail, Yahoo, Viber, Facebook, Telegram hingga Skype.

Jadi langkah apa yang harus kamu lakukan, “Yang bisa segera dilakukan adalah melakukan update segera,” kata Pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha, sekaligus Chairman Communication and Information System Security Research Center (CISSReC).

Tim WhatsApp sudah melakukan update untuk menutupi celah keamanan tersebut. Update sudah tersedia di platform iOS dan Android. WhatsApp yang berada di bawah Facebook menambah satu lagi masalah keamanan perusahaan teknologi milik Mark Zuckerberg. Sebelumnya FB berkali-kali bermasalah dengan isu keamanan, yang paling ramain adalah kasus Cambridge Analytica.

Namun kasus saat ini berbeda, karena WhatsApp yang menjamin kerahasiaan pesan dan telefon dengan enkripsi sudah menjadi standar komunikasi yang aman di berbagai negara, bahkan juga di Indonesia. Diketahui banyak komunikasi dan keputusan pejabat negara diputuskan lewat grup WhatsApp.

“Yang berbahaya dari spyware ini adalah bahwa akibatnya tidak hanya mencuri data percakapan tetapi mengambil alih operating system. Software serupa sebenarnya ada, namun software dari NSO Israel ini powerful karena konon bisa menginfeksi saat korban mengangkat telefon WhatsApp dari nomor penyerangnya,” kata Pratama.

Amnesti Internasional bergerak cepat dengan rencana menuntut kasus ini ke pengadilan. Adalah Kementerian Pertahanan Isarel yang akan ditarget sebagai pihak tergugat. Amnesti Internasional melihat tindakan pemerintah Israel membiarkan NSO menjual dan menyebarkan software berbahaya ini sebagai tindakan melawan hak asasi manusia.

Demikianlah ulasan mengenai Spyware menyerang Aplikasi WhatsApp hanya dengan mengangkat telepon WhatsApp. Semoga dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan kamu.

Sumber : techno.okezone